Masyarakat Kampung Aur Tolak Rusunawa

Medan (Lapan Anam)
Masyarakat Kampung Aur Medan, menolak rencana pemerintah yang akan membangun Rumah susun sewa (Rusunawa) di lingkungan III dan IV Kelurahan Aur. Alasannya tak lebih dari segi kenyamanan menempati rumah, yang dinilai akan membuat susah warga untuk menaiki tangga.

Demikian Edi Yunus warga masyarakat lingkungan IV Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun, Senin (2/2) di Medan.

Dikatakannya niat baik pemerintah terhadap masyarakat Kampung Aur sangat dihargai dan perlu diucapkan terimakasih. Apalagi tujuannya untuk membebaskan masyarakat daearah pinggiran Sungai Deli dari langganan banjir.

Namun kata Edi Yunus, pemerintah perlu juga mendengar aspirasi masyarakat yang tidak menginginkan pembangunan rumah susun tersebut. Karena selain tidak seluruhnya masyarakat terkena banjir Sungai Deli, juga telah memikirkan kehidupan kedepan yang kian hari usia lanjut tentu akan susah merasakan tinggal dirumah susun.

Edi Yunus mengharapkan kepada pemerintah untuk dapat mencarikan solusi pembangunan lain dari pada membuat rumah susun. Bukan berarti menolak niat baik pemerintah yang ingin merubah lingkungan pemukiman, tapi ada lagi cara lain membantu masyarakat.

Dia yakin pemerintah pasti arif dan bijaksana didalam memperhatikan lingkungan masyarakatnya. Apalagi pemerintah punya niat yang tulus dan ikhlas pasti tidak ingin niatnya yang tulus itu akan dapat menyengsarakan rakyat.***