Detik-Detik Menjelang Kematian Ketua DPRD Sumut


Ketua DPRDSU Drs H Abdul Azis Angkat diangkut ke mobil truk milik Polisi guna dilarikan ke RS Gleni Medan. Dia pingsan saat berada di ruang Fraksi Partai Golkar DPRDSU, karena terus diburu massa Protap dengan merusak jendela kaca ruang fraksi dari arah belakang.Dalam kesempatan ini, peran Polisi juga tak nampak, kecuali anggota dewan dan Satpam.



Ketua DPRDSU Drs H Abdul Azis Angkat diselamatkan rekannnya sesama anggota DPRDSU dan Satpam DPRDSU dari amukan massa pendukung Protap.Nampak Abdul; Azis sudah mulai lemas, namun terus digotong ke gedung dewan,karena massa makin brutal. Dimana Polisi saat itu ?

Massa Protap menerobos ruang rapat paripurna dan membawa petimati.Sepertinya mereka telah merencanakan Azis Angkat harus tewas, sebab sudah mereka siapkan peti mati.

Sekwan DPRDSU Drs H Ridwan Bustan membacakan kondisi rapat paripurna DPRDSU tentang Ranperda Penyertaan modal Bank Sumut seusai paripurna PAW pengganti Fakhrijal Dalimunthe belum korum. Dan rapat diskor.


Massa Protap juga membentang spanduk ancaman Provinsi tapanuli Paripurna atau mati.



Massa pendukung Protap membawa poster bernada ancaman kematian. Salah satunya berbunyi :Oppung omulajadi nabolon ripasson naso mandukung Protap (Tuhan cabutlah nyawa orang yang tidak mendukung Protap-Red).


Ribuan massa pendukung Provinsi Tapanuli (Protap) memadati gedung DPRD Sumut.Mereka berorasi dipintu depan gedung dewan, menuntut percepatan pembentukan Protap. Mereka mendesak agar DPRD Sumut memparipurnakan persetujuan DPRD Sumut untuk Protap.