Muka Benjol di Kantor Polisi


ENTAH apa yang dilakukan Polisi kita terhadap orang yang tertangkap karena dugaan terlibat tindak kejahatan. Hampir semua yang ditangkap polisi, akhirnya harus mengalami memar-memar diwajah dan sekujur badan.Padahal, sebelum di kantor polisi, anak-anak negeri tersebut sangat sehat dan wajah tak bengkak.
Dalam gambar yang dipublikasikan media massa di Medan, dalam pekan ini, nampak wajah memar para anak negeri yang diduga sebagai pelaku kejahatan. Pikiran waras pasti mengatakan, mereka dipukuli Polisi.
Anehnya, dengan bangga petinggi Polisi daerah ini, dipoto saat berbincang dengan para "tersangka" kejahatan yang memar-memar itu.Lihatlah poto ini, bukankah nampak wajah mereka sudah memar dan bengkak ? Apakah petinggi polisi kita itu tak heran,mengapa wajah mereka semuanya rusak.Tak adakah terbesit pertanyaan siapa yang merusak wajah anak-anak bangsa itu ?
Apakah Polisi kita tidak merasa telah melakukan kriminal dengan membalbal orang yang diperiksa dalam kasus kejahatan ? Mengapa mereka seenaknya memukuli orang yang belum tentu sebagai penjahat ? Kalau alasannya karena ditangkap dalam kasus kejahatan, bukankah seseorang boleh disebut bersalah setelah vonis hakim di pengadilan ? Mengapa polisi main hakim sendiri memukuli orang demi sekedar pengakuan ?
Tak tahulah apa jawabnya, tapi ngeri kali saya melihat gambar ini. Bagaimana perasaan anak-anaknya menyaksikan orangtuanya boyot dipukuli polisi di kantor polisi yang katanya bermotto "Tekadku Pengabdian Terbaik?".