DISPENDASU TERAPKAN SISTEM JEMPUT BOLA

Medan (Lapan Anam)
Dinas Pendapatan (Dispenda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menerapkan sistem jemput bola dalam menjaring potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak.

Selain memanjakan para wajib pajak dengan berbagai kemudahan, sistem jemput bola tersebut juga dibarengi dengan penyediaan pasilitas pendukung guna memudahkan wajib pajak membayar kewajibannya kepada negara.

Demikian disampaikan Kadispenda Sumut H Sjafaruddin SH, menjawab wartawan seusai dilantik kembali menjadi Kadispenda Suumut oleh Gubsu H Syamsul Arifin SE di Medan, Rabu (18/3).

Disebutkan, salah satu pasilitas yang disiapkan Dispenda Sumut guna memudahkan wajib pajak membayar pajak adalah, tersedianya 8 unit kendaraan Samsat (Sistem Administrasi Satu Atap) Keliling yang disebar disejumlah kabupaten/kota di Sumut.

Dengan kenderaan Samsat keliling tersebut, petugas Dispenda Sumut dapat mendatangi para wajib pajak ketempat tinggal maupun tempat tugasnya. Misalnya, mendatangi kantor-kantor pemerintahan, seperti BUMN maupun BUMD dan kantor instansi lainnya.

“Biasanya wajib pajak terkendala membagi waktu untuk membayar pajak, namun karena sudah disiapkan kenderaan Samsat keliling masalah dihadapi wajib pajak dapat teratasi”, katanya.

Disebutkan, 8 unit kendaraan Samsat Keliling tersebut telah ditebar di sejumlah daerah di Sumut. Anttara lain 2 unit di Kota Medan, 1 unit di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, 1 unit di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, 1 unit di wilayah Labuhan Batu, satu unit di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara dan 1 unit lagi akan segera disesuaikan penempatannya.

Selain itu, Samsat juga akan membuka Samsat Pembantu di Plaza Medan Fair (Carefour), tepatnya di lantai tiga. Pembukaan ini adalah lokasi kedua setelah sebelumnya dibuka Samsat Pembantu di Sun Plaza .

“Lewat Samsat Pembantu dan Kendaraan Samsat Keliling ini, wajib pajak diberi kemudahan. Misalnya dalam membayar pajak kendaraan bermotor, hanya membawa STNK asli, BPKB asli dan KTP asli. Semua berkas tersebut nantinya akan di foto scan,” ujarnya.

Seluruh program ini, rencananya akan diluncurkan atau diresmikan pada bulan April 2009 sekaligus dengan penerimaan ISO 9001-2000 untuk Samsat Sibolga.

Dalam pertengahan tahun 2009 ini, Dispenda Sumut juga akan memperluas jangkauan Samsat dengan membuka Kantor Samsat di Salak Kabupaten Pakpak Bharat, Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan, Pangururan Kabupaten Samosir, Lima Puluh Kabupaten Batubara, Perdagangan Kabupaten Simalungun dan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan.

Selama ini sudah ada 23 Kantor Samsat di Sumatera Utara. Dengan bertambahnya enam Kantor Samsat di kabupaten/kota, maka ke depan akan ada 29 Kantor Samsat di Sumut.***