BPK Didesak Audit PDAM Tirtanadi dan PTPN IV

Medan (Lapan Anam)
Puluhan pemuda tergabung dalam FoR-SU (Forum Rakyat Sumatera Utara) demo di gedung DPRD Sumut, Senin (2/3) minta BPK segera menaudit PDAM Tirtanadi dan PTPN IV. Kedua perusahaan itu terindikasi korupsi yang menyebabkan kerugian keuangan Negara.

Melalui pernyataannya FoR-SU menyebutkan, banyak kasus korupsi yang terjadi di Sumut terangkat kepermukaan, diantaranya adanya indikasi korupsi di PDAM Tirtanadi. Antara lain dalam pelayanan sehingga tidak layak tarifnya dinaikkan, mahalnya biaya sosialisasi kenaikan serta dana milyaran rupiah untuk perawatan meretan yang dikutip selama 2 tahun jumlahnya milyaran rupiah, juga besarnya dana akhir masa jabatan yang diterima mencapai Rp1 milyar per direktur.

Disamping itu, ungkap mereka, adanyan permainan pencatatan meteran yang tidak rutin setiap bulan hadir ke pelanggan, serta indikasi mark up pembelian bahan-bahan kimia, pemberian pinjaman ke pegawai sebesar Rp1,30 milyar lebih yang batas maksimum Rp5 juta, tapi direksi memberi pinjaman diatas batas mkasimum Rp8-Rp30 juta dan indikasi lainnya termasuk penyalahgunaan anggaran di Kantor Cabang Tuasan dan proses tender yang sarat KKN.

Disamping itu, penunjukrasa menyoroti indikasi korupsi di PTPN IV, antara lain proyek perehapan bangunan kelas I RS Balimbing, pergantian tanaman di unit kebuh the dengan membuat pabrik teh kemudian direnovasi dan dibongkar kembali, rental kendaraan, pelaksanaan tender pupuk, pembangunan rumah direksi Rp3 milyar dan lainnya.

Terkait hal itu, FoR-SU minta instansi hukum baik Kejatisu dan Poldasu segera menangkap dan penjarakan pelaku korupsi di Dishub, BPN, PDAM Tirtanadi dan PTPN IV.***