Yopie Minta Poldasu Tertibkan Pukat Harimau


Medan, (Lapan Anam)
Anggota DPD-RI asal Sumatera Utara H Yopie S Batubara meminta Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Nanan Soekarna menertibkan operasional kapal trawl (Pukat Harimau), karena keberadaan pukat tersebut terbukti menyengsarakan nelayan tradisional di perairan pantai Sumatera Utara.

Permintaan tersebut disampaikan Yopie S Batubara ketika bertemu dengan Kapoldasu baru-baru ini, terkait upaya beliau menindak lanjuti hasil kunjungannya ke Kabupaten Sergai saat bertemu dengan masyarakat nelayan Pantai Kuala Putri .

"Masyarakat nelayan Kuala Putri melaporkan kepada saya tentang kekhawatiran dan kerisauan mereka dengan beroperasinya trawl hingga mendekati daerah pinggir pantai, laporan ini seperti laporan lainnya sudah barang tentu harus saya tindak lanjuti dalam kapasitas selaku anggota DPD-RI", ujar Yopie S Batubara dalam siaran persnya, Senin (12/01/09) di Medan.

Dalam pertemuan dengan Kapoldasu tersebut, Yopie mengharapkan Kapoldasu beserta jajarannya melaksanakan penegakan hukum secara tegas terhadap penertiban operasional Pukat Harimau tidak cuma di daerah Sergai melainkan juga di seluruh pantai di Sumatera Utara.

"Operasional Pukat Harimau ini harus ditertibkan, jika tidak nelayan tradisional semakin sengsara sebab mereka tidak bisa mendapatkan ikan dalam jumlah besar dan tidak mampu bersaing dengan kapal trawler", tegas Yopie sembari mengharapkan kapoldasu menindak lanjuti tuntutan masyarakat nelayan khususnya di Sergai.

Menanggapi laporan disampaikan Yopie tersebut, secara tegas Kapolda Sumut menyatakan bahwa persoalan operasional Pukat Harimau sudah menjadi target pihaknya untuk dilakukan penertiban sesuai ketentuan yang berlaku, bahkan kata Kapoldasu terhadap permasalahan ini, jajaran terkait dalam hal ini Polisi Air sudah diintruksikan menindak lanjutinya.

Dalam gambar nampak anggota DPR-RI H Yopie S Batubara berdialog dengan tokoh masyarakat dalam satu kesempatan kunjungannya ke daerah.(ms)