DPRDSU AKAN EVALUASI DAERAH PEMEKARAN

Medan (Lapan Anam)
Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Sumatera Utara tahun ini mengagendakan proses evaluasi terhadap daerah-daerah pemekaran di daerah itu.

Sekretaris Komisi A DPRD Sumut, Edison Sianturi, di gedung dewan, Senin (5/1), menyebutkan pihaknya akan membentuk panitia khusus (pansus) yang akan mengevaluasi daerah-daerah pemekaran tersebut.

"Pansus secara khusus akan mengevaluasi apakah kriteria-kriteria yang dulu dijadikan alasan pemekaran dapat terpenuhi atau tidak. Dari situ kita akan menentukan rekomendasi yang akan kita berikan," jelasnya.

Menurut anggota dewan dari Partai Patriot Pancasila itu, sejumlah pasal dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 Tahun 2008 mengatur daerah-daerah yang sudah dimekarkan dapat digabungkan kembali ke daerah induk jika dinilai gagal mencapai tujuan pemekaran.

"Tujuan utama pemekaran adalah untuk mendekatkan pelayanan dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jika tujuan itu gagal diwujudkan, daerah pemekaran bisa saja kembali digabung dengan daerah induk," katanya menambahkan.

Pansus yang akan dibentuk Komisi A DPRD Sumut itu sendiri, menurut anggota dewan daerah pemilihan Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat itu, akan berupaya menyelesaikan tugasnya sebelum berakhirnya masa bhakti periode 2004-2009.

"Evaluasi ini akan menjadi salah satu agenda Komisi A.Kita menargetkan sudah memberikan rekomendasi kepada pemerintah sebelum masa bhakti kita berakhir, apakah sebuah daerah pemekaran patut dipertahankan atau justru layak kembali digabungkan dengan daerah induk," katanya.

Terkait terus bermunculannya wacana pemekaran daerah di Sumut, baik pemekaran provinsi maupun kabupaten/kota, menurut Edison Sianturi hal itu sah-sah saja sepanjang benar-benar ditujukan untuk mendekatkan pelayanan dan mensejahterakan masyarakat.

Namun demikian, ia berharap Gubernur Sumut H. Syamsul Arifin dapat melihat wacana itu dengan bijak, terutama dengan memberikan perhatian yang sama terhadap seluruh kabupaten/kota yang ada di daerah itu.

"Sebagai 'gubernur sahabat semua suku' tentunya Syamsul Arifin akan bisa menyatukan masyarakat Sumut yang terdiri atas beragam etnis, suku dan agama. Wacana pemekaran yang terus berkembang harus dijadikan cambuk untuk memberikan perhatian yang sama terhadap semua daerah," katanya. (ms)