Hasrul Azwar Ajak Caleg PPP Legowo


Medan, (Lapan Anam)
Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Hasrul Azwar meminta para calon anggota legislatif (caleg) dari partai itu, agar legowo terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal suara terbayak di pemilu 2009.

" Jangan sampai keputusan MK itu mengganggu silaturahmi kita sesama caleg PPP," katanya pada peringatan Hari Lahir PPP ke-36 tingkat Sumatera Utara, di Medan, Senin (5/1) malam.

Sehubungan dengan itu ia juga meminta agar caleg PPP tidak menonjolkan persaingan antara sesama mereka. "Jangan sampai berhadapan dengan diri sendiri, sehingga pada akhirnya kita lupa untuk bersaing dengan caleg dari partai lain pada pemilu nanti," ujarnya.

Hasrul Azwar juga Ketua Komisi VIII DPR RI juga meminta para caleg dari partai berlambang Ka'bah itu agar berkaca diri dan mengukur kemampuan masing-masing. "Coba ukur diri masing-masing, kira-kira bakal terpilih atau tidak. Jika sekiranya tidak, kenapa kita tidak memberikan dukungan kepada rekan kita sesama caleg PPP dan bersama-sama membesarkan partai," katanya.

Pada kesempatan itu ia juga mengingatkan para caleg PPP untuk tidak "berburu di halaman sendiri", karena hal itu hanya akan menimbulkan perpecahan di internal partai.

Sebelumnya, Ketua DPW PPP Sumut, H. Fadly Nurzal mengajak para caleg dan warga PPP agar tetap bersatu dalam menyongsong Pemilu 2009, mengingat PPP merupakan partai milik umat yang memikul beban dan amanah yang berat.

"Di pundak kita ada beban umat Islam, karena PPP merupakan 'rumah besar' sekaligus saluran aspirasi umat Islam. Jangan sampai keputusan MK membuat hubungan sesama kita menjadi tidak harmonis karena menonjolkan kepentingan orang per orang," katanya.

Terkait keputusan MK tersebut, menurut Fadly, PPP Sumut akan menyusun strategis baru dalam menghadapi pemilu mendatang. Meski menolak mengungkap strategi dimaksud, namun ia memastikan strategis itu akan membuat para caleg dan seluruh warga PPP merasa nyaman dalam menghadapi persaingan pada pemilu mendatang. (ms)