Pemkab/Pemko Agar Danai Pembuatan Kompos


>>>Release

Medan, (Lapan Anam)
Anggota DPD-RI H Yopie S Batubara (Fhoto) mengharapkan Pemkab/Pemko di Sumatera Utara (Sumut) segera memasyarakatkan penggunaan kompos, bagi masyarakat petani di daerah masing-masing.

”Pemkab/Pemko perlu mendanai program penggunaan kompos, guna mengantisipasi kelangkaan pupuk sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk non organik”, kata Yopie S Batubara Sekretariat DPD-RI Sumut Kantor PT Ira Widya Utama Komplek Tasbi Medan, Jumat lalu (23/1).

Saat itu, dia menerima 49 peserta yang baru selesai mengikuti pelatihan tatacara pembuatan kompos selama lima hari di daerah Berastagi Tanah Karo.

”Sudah saatnya bupati se-Sumut memasyarakatkan penggunaaan pupuk kompos bagi masyarakat petani di daerahnya, selain itu bupati diharapkan agar mengalokasikan anggaran pengadaan mesin pendukung produksi kompos dalam APBD masing-masing”, ujar Yopie.

Kata Yopie juga calon anggota DPD-RI 2009-2014 asal pemilihan Sumut, pihaknya sejak beberapa waktu lalu tercatat mengirim sebanyak 200 orang dari beberapa daerah di Sumut secara bertahap mengikuti pelatihan tatacara pembuatan kompos. Selesai mengikuti pelatihan tersebut mereka mampu memproduksi kompos meski dalam jumlah terbatas.

Selain itu, guna menindak lanjuti program kepedulian terhadap masyarakat petani terkait penggunaan pupuk kompos, anggota DPD –RI tersebut bahkan menyediakan 4 unit mesin pencacah pendukung produksi kompos masing-masing di Berastagi, Tapanuli Selatan, Siborong-borong serta Deliserdang.

Terima Kasih
Sementara dalam dialog dengan para alumni pelatihan tatacara pembuatan kompos berasal dari Kabupaten Simalungun, H Yopie S Batubara didampingi instruktur, Danil Sembiring menerima sejumlah masukan dan harapan disampaikan peserta .

Harapan dan masukan tersebut masing-masing disampaikan ,M Joni Purba mewakili Kecamatan Pematangbandar, Baharuddin Lubis mewakili Kecamatan Dolok Batunanggar, Bahrum mewakili Kecamatan Bandar Huluan, Iskandar mewakili Kecamatan Gunung Maligas dan Suwanto mewakili Kecamatan Tapian Dolok.

Pada prinsipnya para alumni pelatihan pembuatan pupuk kompos tersebut menyampaikan terima kasih atas upaya H Yopie S Batubara yang memberi kesempatan kepada mereka menimba ilmu selama lima hari tentang tatacara pembuatan kompos.

Diakhir acara, para alumni pelatihan kompos tersebut diberikan sertifikat tanda kepesertaan sekaligus kelulusan mereka dalam program nyata diperkenalkan H Yopie S Batubara.***