Provinsi Tapanuli Segera Diparipurnakan


Medan, (Lapan Anam)
Pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) akan segera diparipurnakan, menyusul pertemuan Wakil Ketua DPRD Sumut Hasbullah Hadi SH,SpN dengan Depdagri.

Menurut Hasbullah Hadi, setelah melakukan pertemuan dengan Depdagri, DPRD Sumut berpendapat bahwa pasal PP No 78 tahun 2007 menyatakan bahwa paripurna merupakan persyaratan mutlak dalam proses pembentukan sebuah provinsi.

”Karena itu kita akan secepatnya menggelar rapat paripurna,” tutur Hasbullah Hadi, Kamis (15/01/09) malam ini pukul 21.00 WIB kepada Media online LAPAN ANAM lewat telepon selulernya dari Jakarta, usai berkonsultasi ke Depdagri.

Menurut Hasbullah Hadi, DPRD Sumut akan menggunakan hak politiknya dalam memutuskan kelanjutan pembentukan Provinsi Tapanuli. Dalam paripurna nantinya akan diputuskan apakah setuju atau tidak setuju terhadap rencana pembentukan Provinsi Tapanuli. Jika mayoritas anggota DPRD Sumut setuju, menurut Hasbullah, maka perlu alasan yang jelas kenapa anggota dewan menyetujui usulan tersebut.

Demikian pula sebaliknya, jika anggota dewan tidak setuju perlu alasan yang jelas pula mengapa DPRD Sumut tidak menyetujui usulan pembentukan Protap tersebut.

”Apapun hasilnya nanti akan kita sampaikan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Mendagri dan DPR RI,” kata Hasbullah Hadi, juga Caleg Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan 2 Kabupaten Deli Serdang.

Karena menurut Hasbullah, belum tentu jika DPRD Sumut setuju akan usulan maka secara otomatis Mendagri bakal menyetujui usulan tersebut.

Dia berharap, apapun nanti keputusan yang dihasilkan dari rapat paripurna dan diputuskan oleh pemerintah pusat, tetap mengacu pada koridor hukum yang berlaku dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada. ”Kita ingin semua sesuai aturan main,” kata Hasbullah.

Usulan pembentukan Protap ini sendiri sebelumnya sudah melalui pembahasan yang panjang. Bahkan sejumlah elemen masyarakat khususnya elemen masyarakat Tapteng telah mencabut dukungan untuk bergabung dengan Protap, dan memilih untuk bergabung dengan Provinsi Tapanuli Barat. (ms)