Bongkar Narkoba di Hotel Berbintang


Medan (Lapan Anam)
Anggota DPRDSU H Abdul Hakim Siagian SH,MHum memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada aparat kepolisian Poltabes Medan, atas penangkapan pemasok Narkoba jenis Sabu - Sabu di Hotel Tiara Jalan Cut Meutia Medan, Jumat (16/1/09) pukul 17.20 WIB sore tadi.

“Kita bangga dengan kinerja aparat dari Poltabes Medan yang mampu menangkap pemasok Narkoba tersebut. Mereka pantas diberi penghargaan”, katanya kepada Media LAPAN ANAM.

Seperti diketahui, anggota kepolisian dari Poltabes Medan, Jumat sore kemarin menangkap seorang pemasok narkoba jenis Sabu-Sabu. Saat itu, pelaku Fauzi (23) warga Jalan Gaharu Medan, sedang bertransaksi dengan petugas yang menyamar sebagai pembeli di lobby hotel Tiara Medan.

Saat transaksi itu, petugas langsung melakukan penangkapan, namun sempat mencoba melarikan diri. Pelaku dapat dibekuk dan disita barang bukti berupa satu paket kecil Sabu-Sabu dibalut plastik warna hitam yang sempat dibuang pelaku ke selokan.

Dalam kaitan itu, Abdul hakim Siagian, anggota Komisi A DPRDSU membidangi pemerintahan dan hukum mengatakan,penangkapan tersebut sekaligus bukti awal betapa hotel berbintang menjadi lahan subur peredaran narkoba. Hotel rentan menjadi peredaran narkoba, karena dianggap sangat aman untuk transaksi dan tempat mengkonsumsi.

“Dengan penangkapan itu diharapkan dapat membongkar jaringan sindikat Narkoba yang konon Medan sudah masuk jaringan internasional”, ujarnya.

Politisi PAN ini mengharapkan Poltabes Medan, untuk tidak menyerah dengan kelicikan Bandar Narkoba dalam memasok barang haram itu. Maka selain mengintensifkan penangkapan di hotel-hotl berbintang, razia rutin juga perlu digelar di tempat-tempat hiburan dan kawasan rawan peredaran narkoba.

Lebih dari itu, pengedar Narkoba yang telah ditangkap diharapkan segera diproses hukum lebih lanjut. Sedangkan pihak kejaksaan dan Pengadilan, diminta agar merespon kerja keras Poltabes Medan terhadap pelaku kejahatan narkoba dengan memberikan hukuman maksimal.

Hukuman maksimal tersebut kata dia, selain untuk memberi efek jera dan takut juga agar kerja keras kepolisian melakukan penangkapan tidak sia-sia. Sebab selama ini, salah satu penyebab suburnya Narkoba di Sumut adalah akibat ringannya hukuman bagi kejahatan narkoba sangat ringan.

“Selain hukumannya terlalu ringan, malah diantaranya ada yang diberi vonis palsu agar bebas”, katanya.

Kepada masyarakat khususnya orang tua, Caleg PAN untuk DPR RI dari Dapil Sumut Tiga ini menghimbau agar lebih ketat menjaga anak-anaknya dari pengaruh narkoba. Karena barang haram tersebut sudah terbukti mampu membunuh generasi dan peredarannnya sangat subur di Sumut.(ms)