Tutup Pabrik Tebarkan Bau Busuk

Medan (Lapan Anam)
Belasan massa menamakan dirinya Forum Rakyat Sumatera Utara (FoRSU), Jumat (30/1) demo di gedung DPRD Sumut. Mereka menutup pabrik PT PDM, PT Karet Asahan dan PT Karet Nusira yang menebarkan bau busuk.

Selain itu, kata Koorlap FoRSU, Afib, FoRSU mendesak Bapedalda Kota Medan memeriksa dampak lingkungan semua perusahaan tanpa ada permainan. Masyarakat juga dihimbau lebih pro aktif memantau kinerja intansi pemerintah khususnya mengenai perijinan mendirikan pabrik, serta meninjau Amdal dari pabrik yang berdampak terhadap kesehatan.

BBOPM, lanjut Afib, diharapkan memeriksa semua susu kental kaleng yang beredar di Kota Medan, serta tegakkan peraturan yang hari ini hanya berlaku terhadap masyarakat miskin, sementara oknum terkait yang melakukan kegiatan melanggar peraturan tidak pernah ditindak.

Menurut FoRSU, kondisi Kota Medan saat ini sudah sangat semrawut, banyak perusahaan yang berlokasi di daerah pemukiman masyarakat sehingga menimbulkan polusi berupa pencemaran udara, sungai serta bau yang menyengat.

Hal itu terjadi, kata FoRSU, tidak terlepas dari tidak tegasnya instansi pemerintahan menjalankan peraturan. "Disinyalir ada pejabat-pejabat "nakal" yang melakukan permainan sehingga tidak menjalankan peraturan daerah dengan mengorbankan rakyat," kata Afib.

FoRSU menilai, pabrik PT Karet Asahan, PT Nusira dan PT PDM yang terletak di kawasan Amplas, Medan, jelas melanggar tata letak perindustrian.Seharusnya, kata FoRSU, pabrik-pabrik itu berada di wilayah perindustrian yakni di Kawasan Industri Medan (KIM).***