DPRDSU Minta PT Perkebunan Hindari PHK

Medan (Lapan Anam)
Komisi C DPRD Sumut meminta PT Perkebunan Sumut, menghindari PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan menjadi perusahaan perkebunan terbaik dalam meningkatkan perekonomian Sumut.

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi C DPRD Sumut Drs H Yulizar P Lubis ketika memimpin rapat dengar pendapat dengan manajemen PT Perkebunan Sumut, Senin (12/1) di ruang rapat pimpinan gedung DPRD Sumut.

Dalam rapat dengar pendapat yang diikuti anggota Komisi C antara lain Andjar Amry, Bustinursyah, Hidyatullah, Ristiawati, Amas Muda Siregar dan Harman Manurung, perusahaan perkebunan milik Pempropsu itu diharapkan bisa bertahan menghadapi krisis global.

Karena PT Perkebunan Sumut merupakan salah satu perusahaan daerah yang diharapkan untuk mewujudkan visi/misi Gubsu, diantaranya rakyat tidak lapar dan punya masa depan.

“Kita tahu, sejak krisis global melanda, tidak sedikit perusahaan mulai kelawahan dan mem-PHK karyawannya, akibat produksi menurun. Kita minta PT Perkebunan tidak melakukan PHK, kalau perlu menambah lapangan kerja,” ujar Yulizar.

Sementara Direktur PT Perkebunan Sumut Ir Heriati Chaidir MM mengakui, krisis keuangan global berdampak pada PT Perkebunan Sumut. Sehingga laba bersih tahun 2009, diprediksi menurun hanya mencapai Rp11.004 milyar dibanding laba bersih tahun 2008 mencapai Rp39.022 milyar dan 2007 mencapai Rp21,94 milyar.

Pada tahun 2009, katanya, PT Perkebunan Sumut yang beridiri 1979 hanya menargetkan total pendapatan sebesar Rp211,297 milyar dengan biaya usaha/non usaha mencapai Rp195, 602 milyar juga turun dibanding total pendapatan tahun 2008 yang mencapai Rp221,168 milyar dengan biaya usaha/non usaha hanya Rp165, 447 milyar. (ms)