Tidak Tepat KPU Disalahkan Soal DPT

Medan, (Lapan Anam)
Anggota Komisi A DPRDSU dari Partai Demokrat, Drs H Ahmad Ikhyar Hasibuan menegaskan, persoalan kesalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu Legislatif 2009 bukan tanggungjawab Komisi Pemilihan Umum (KPU). Melainkan tugas pemerintah daerah khususnya Badan Statistik.

Hal itu ditegaskan Ahmad Ikhyar Hasibuan kepada wartawan di gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (14/4).

Ikhyar mengemukakan itu menanggapi komentar sejumlah elit politik, yang menuding KPU bersalah dan harus bertanggung terhadap kacaunya DPT pemilu legislatif 2009.

Menurut Ikhyar, adanya kekacauan DPT seperti adanya pemilih yang sudah meninggal dunia terdaftar dalam DPT, warga yang pindah tempat tinggal dari satu desa/kota lainnya merupakan persoalan lama. Bahkan tidak tercantumnya nama warga yang berhak memilih, sesungguhnya bukan persoalan baru. Sebab, pada pemilu-pemilu sebelumnya juga sering terjadi.

“Jadi sekali lagi sangat tidak tepat jika KPU yang harus dipersalahkan dan bertanggungjawab terhadap kekacauan DPT. Karena tugas KPU sesungguhnya hanya melakukan pemutakhiran data DPT. Sedangkan yang melakukan pencatatan dan memasukkan nama pemilih merupakan tugas perangkat pemerintahan daerah,” katanya.

Untuk itu, Ikhyar juga Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sumut menilai, sangat tidak beralasan jika ada pihak khususnya elit politik yang menyatakan pemilu tidak sah atau kacau balau gara-gara KPU tidak becus melakukan DPT. “Marilah kita berlapang dada dan menerima tugas mulia yang dilakukan KPU dalam menjalankan pemilu,” imbaunya.

Lebihlanjut Ikhyar merupakan wakil rakyat asal pemilihan Kabupaten Labuhanbatu tersebut mengaku mempertanyakan sekaligus sangat kecewa dan menecam para elit parpol yang menghujat KPU lewat persoalan DPT.

“Mengapa setelah hasil perolehan suara dilakukan, para elit parpol meributkan DPT. Seharusnya para elit parpol tersebut meributkannya saat sebelum pelaksanaan pencontrengan. Jadi bukan seeprti saat ini, dimana sat partainya diketahui kalah baru mempersalahkan orang lain khususnya KPU,” tegasnya.

Meski demikian, Ikhyar juga berharap DPT pada pilpres 2009 kembali diperbaiki. Untuk itu dia meminta aparat pemerintahan daerah agar menjalanlan tugasnya dengan maksimal, mendata kembali DPT yang benar-benar tidak ada merugikan banyak kalangan.

Sedangkan kepada para elit parpol, Ikhyar juga mengimbau agar bersama-sama mendorong masyarakat untuk aktif mendafarkan dirinya sebagai pemilih dan mengawasi jalannya pemilu dengan baik dan benar khususnya jumlah DPT.***