PKS dan PAN Curiga Pemilu Akan Curang

Medan (Lapan Anam)
Dua partai politik di Sumatera Utara, PKS dan PAN, mencurigai pemilu legislatif di daerah ini akan berjalan curang. Pasalnya, sekitar 40% sampai 50% formulir C-4 (surat undangan pemilih) masih menumpuk di tingkat PPS dan KPPS.

Menurut Ketua PAN Sumut, Kamaluddin Harahap, masih menumpuknya formulir C-4 itu dikhawatirkan akan dimanfaatkan para caleg atau pun parpol tertentu, untuk diberikan kepada oknum-oknum yang tidak berhak agar datang ke TPS dan memilih sesuai arahan mereka.

”Ini bisa menimbulkan kerawanan pemilu,” kata Kamaluddin Harahap di Medan, Senin (6/4).

Menurut dia, formulir C-4 yang masih menumpuk itu berupa undangan pemilih yang seharusnya didistribusikan petugas PPS atau KPPS ke masyarakat. Namun undangan itu masih banyak yang tidak sampai ke masyarakat pemilih, karena yang bersangkutan ada yang pindah rumah, tidak berada di tempat, meninggal dunia atau pun kesalahan nama.

”Distribusi formulir C-4 sangat kacau. Kami mencurigai upaya jual beli formulir C-4, sebab dibeberapa kawasan seperti Kecamatan Medan Tembung sudah beredar formulir C-4 yang diberikan kepada orang berbeda,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah DPW PKS Sumut, Sigit Pramono Asri. Beredarnya formulir C-4 kabarnya terjadi di Kecamatan Medan Sunggal.

”Kabar yang kami dapat juga seperti itu. Makanya kami khawatir pemilu bisa berjalan curang,” kata Sigit.

Oleh sebab itu, keduanya meminta KPUD Sumut maupun KPUD Kab/Kota melakukan up date data Daftar Pemilih Tetap (DPT) di tingkat PPK, PPS maupun KPPS sekaligus melakukan penarikan formulir C-4 yang saat ini masih menumpuk tersebut.

”Kami meminta penarikan C-4 itu besok (hari ini-red) semuanya sudah clear. Sebab semua kita sepakat agar pemilu ini berjalan jujur, aman dan lancar,” kata keduanya.

KPUD juga, perlu mengklarifikasi berapa sudah penyebaran formulir C-4 yang telah benar-benar sampai ke tangan pemilih yang berhak, juga berapa yang tidak terdistribusikan.

”Transparansi soal DPT dan formulir C-4 itu baik yang sudah sampai ke tangan pemilih yang berhak dan berapa yang belum terdistribusikan sangat penting guna meminimalisir kecurangan pemilu. PKS dan PAN juga siap sebagai saksi penarikan formulir C-4 itu,” kata keduanya.***