Figur SBY Kunci Kemenangan Partai Demokrat

Medan (Lapan Anam)
Koordinator Umum ‘nBASIS, (Pengembangan Basis Sosial Inisiatif & wadaya) Shohibul Anshor Siregar menilai, kunci kemenangat Demokrat terletak pada figur sentral partai itu, yakni Sisilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang saat ini menjabat Presiden RI.

“Sebagai incumbent Presiden RI ke 6 ini telah lama melakukan politik citra dan pengarus-utamaan program populis yang memikat hati rakyat”, katanya di Medan,Selasa (14/4).

Kata dia, betatapapun program seperti BLT amat mengganggu harkat masa depan sebuah bangsa, namun di tengah krisis yang berkepanjangan program itu sudah menjadi jimat pamungkas. Begitupun dana yang digelontorkan dengan jumlah fantastis ke tengah masyarakat tak terbukti memperbaiki angka kemismikan dan pengangguran.

“Tetapi di tengah keawaman berfikir masyarakat Presiden SBY sudah menjadi dewa penolong justru dalam kesulitan ekonomi yang parah”, ujarnya.

Dengan fakta demikian maka sulit bagi siapa saja untuk menyaingi pada pilpres mendatang. Hanya tokoh alternatif yang tidak dalam gugus sejarah kemiliteran yang dianggap bisa menyaingi tokoh “peragu” ini, dengan prasyarat membawa isyu perubahan dan kesejahteraan yang lebih menjanjikan.

Keunggulan SBY

Pendapat hampir senada juga disampaikan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Sumut Ir Bustinursyah ‘Uca’ Sinulingga MSc IAI. Dia malah mengatakan, sejumlah partai politik mengakui keunggulan Partai Demokrat dan sosok SBY dengan program-programnya yang menarik simpati masyarakat itu.

Diakui Uca, pihaknya memuji program-program pro rakyat tersebut, karena terbukti bisa mendatangkan simpati masyarakat. Bahkan program tersebut bisa mendongrak suara Partai Demokrat pada Pemilu Legislatif 2009 naik menjadi 200 persen lebih.

Namun demikian, kata Uca Sinulingga yang juga Anggota DPRD Sumut ini, program-program tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan, karena kondisi masyarakat sekarang ini belum sejahtera.

Menurut Uca, meski perolehan suara Partai Demokrat lebih besar dari partai politik lainnya, namun caleg-caleg dari Partai Demokrat jangan merasa bangga dulu. Sebab perolehan suara yang besar itu belum tentu hasil kerja keras mereka, tapi tak lain karena figur SBY.

“ Para caleg dari Partai Demokrat jangan berkhayal dulu, sebab perolehan suara Partai Demokrat justru lebih dominant karena sosok SBY,” ujar Uca.

Mantan Ketua Tim Gabungan Pemenangan SBY-JK pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2004 ini menambahkan, tim sukses SBY bisa tetap menerapkan konsep 3 M, yakni Money (uang), Media dan Momentum.

“Bila konsep ini kembali dilaksanakan pada pilpres 2009, diyakini bakal menambah popularitas serta mendongkrak perolehan suara SBY, disamping melihat siapa pendampingnya kelak.***