Tiga Gerbong Kereta Api Terbalik


Medan (Lapan Anam)
Tiga gerbong Kereta Api “Puteri Deli” yang akan merapat ke stasiun utama Medan, Senin sekitar pukul 16.30 WIB terbalik. Dua orang menumpang dinyatakan mengalami luka parah dan dilarikan ke RS Kereta Api Jalan Sena Medan.

Pihak PT Kereta Api (KA) masih menyelidiki penyebab kecelakaan Kreta Api Jurusan Tanjung Balai-Medan itu. “Kami sedang lakukan penyidikan dan berupaya mengatasi masalah agar jalur keluar masuk Kreta Api tidak terganggu”, kata Iwan, Kepala Stasiun KA Medan.

Dilapangan terlihat gerbong KA dengan nomor BB 30322 itu terguling dan keluar dari rel di jalur tiga. Dua gerbong di belakang lokomotif dengan nomor K3-07538 dan KMP3-07504 juga ikut keluar dari rel dan terguling. Sementara rel di jalur dua dibagian depan juga terlihat patah akibat hantaman lokomotif KA.

Para korban adalah Fakruroji (39) warga Jalan Sungai Jangkar Kisaran, Donsen Panggabean (40) warga Tanjung Balai Pegawai Dinas Sosial, Syairani (29, Marsino (27), keduanya warga Medan, Halimah Satdiyah (38) warga Lima Puluh Kec. Batubara dan Kurnia (28) warga Medan.

Menurut Kepala Stasiun Besar KA Medan Irwan, anjloknya kereta api yang membawa enam gerbong itu diduga dikarenakan wesel pemindah jalan rel lintasan KA sudah bergeser namun balik kembali, ketika KA hendak memasuki stasiun besar Medan.

“Dugaan motif anjloknya KA tersebut, sudah kita laporkan ke pihak yang berwajib dan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus kecelakaan tersebut,” ujar Irwan.

Ia membantah kalau jumlah korbannya enam orang.”Korban hanya dua orang dan belum diketahui identitasnya,itupun hanya menderia luka ringan,” ungkapnya.

Ketika ditanya peristiwa anjloknya kereta api penumpang itu diduga adanya sabotase, Irwan membantah dugaan tersebut.

Peristiwa anjloknya kereta api tersebut sempat mengundang perhatian warga Kota Medan.Ratusan warga mendatangi lokasi kejadian untuk melihat secara dekat.
(ms)