Seruan Keterbukaan Informasi Publik Dari Bundara HI Jakarta


JAKARTA – Komisioner komisi Informasi   se Indonesia menyerukan keterbukaan Informasi Publik, dalam perayaan Hari  Hak Untuk  Tahu se Dunia (International Right to Know Day)  tahun 2015 di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, Minggu (27/09/2015).



Seruan disampaikan secara serentak melalui mimbar dihadapan ribuan massa, yang dirangkai dalam  HUT Car Free Day. Dihadiri kalangan birokrat, artis dan masyarakat umum serta pegiat keterbukaan informasi publik.

Dalam seruannya, Komisi Informasi menyatakan keterbukaan informasi publik mencerdaskan dan menyejahterakan bangsa. Keterbukaan informasi publik, juga akan menciptakan pemerintahan yang baik.

Karenanya, Komisi informasi menyerukan segenap elemen bangsa menggunakan haknya  untuk tahu. “Katakan tidak pada ketertutupan. Buka informasi publik!!!”,  demikian bunyi seruan itu.

Di tanah air, peringatan Hari Hak untuk Tahu se Dunia, berlangsung dua hari yakni Minggu dan Senin, 27 – 28 September 2015 di Jakarta.Acara di Bundara Hotel Indonesia meliputi senam pagi bersama, orasi dan seruan dari unsur KIP, PPID, dan masyarakat, layanan konsultasi keterbukaan informasi publik, dan long march dengan membentangkan spanduk raksasa “Selamat Hari Hak untuk Tahu Sedunia 28 September”.

Puncaknya adalah pada hari Senin (28/9) Pukul 10.30 WIB, dengan acara Diskusi Publik “Mengarusutamakan Keterbukaan Informasi Publik sebagai Nilai, Karakter, dan Budaya Bangsa”. Diskusi dengan nara sumber dari kalangan Menteri itu, akan digelar  di Gedung Krida Bhakti, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

Dalam gambar, Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara, Mayjen Simanungkalit, ikut membacakan seruan Keterbukaan Informasi Publik itu, di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta .(Red)